Cari

31 Desember 2018

MENAPAK ARAH BARU INDONESIA


Ada 2 krisis yang sedang mendera Indonesia saat ini, yaitu krisis kepemimpinan dan krisis narasi. Akibat kedua krisis tersebut membuat apa yang kita peroleh saat ini tidak sebanding dengan power sumber daya dan potensi kekayaan yang kita miliki. Ibaratnya kita memiliki langit yang menjulang tinggi tapi pesawat yang kita terbangkan hanya mampu terbang rendah dan terperangkap di jalur lambat. 

Indonesia mengalami krisis narasi tentang ke mana arah yang hendak dituju bangsa ini. Kenyataan itu terungkap dalam survey yang dirilis oleh lembaga survey Media Nasional (Median). Masyarakat merasakan kehidupan yang makin berat dan kecemasan terhadap masa depan yang makin meningkat. Berbagai paradoks muncul ke permukaan dengan beragam persoalan yang kian tidak menemukan jawabannya hingga menciptakan kebingungan dan disorientasi kolektif. Posisi kekuatan ekonomi yang terus melemah dengan beban hutang yang makin melimpah membuat pertumbuhan ekonomi kita terlihat rapuh seperti sedang mengalami penyakit osteoporosis.

25 Desember 2018

UCAPAN 'SELAMAT NATAL', DOMAIN AQIDAH ATAU MUAMALAH?


Oleh : Nanang Masaudi

Menyangkut AQIDAH, seorang muslim wajib memegang prinsip kehati-hatian dan ketegasan. Ini wilayah pertaruhan prinsip berkeyakinan kita. Batas sah dan batalnya keislaman seseorang ada di wilayah ini. Aqidah bukanlah domain logika semata, sehingga setiap orang bebas dengan seenaknya melakukan pembenaran 'ucapan' atau 'tindakan' pribadi dengan berbagai ilustrasi sejarah, pendekatan budaya ataupun sikap bertoleransi yang kebablasan, serta pendalilan berdasarkan paham ideologi kontemporer seperti pluralisme dan liberalisme yang merupakan karangan manusia, diperparah lagi dengan dasar berlogika yang tidak relevan dan sangat berantakan (maklum, kita ini kan makhluk yang diciptakan Allah dengan keterbatasan). Sehingga mungkin saja ada orang-orang awam yang berkesimpulan dengan metode yang keliru dan sumber yang nyeleneh kemudian dengan bangga menunjukkan sikapnya.

10 Agustus 2018

Spenlibels Kota Gorontalo Resmi Miliki Ketua OSIS Baru


Setelah melalui serangkaian tahapan pemilihan langsung ketua OSIS SMP Negeri 15 Kota Gorontalo periode 2018 – 2019, ketua Komisi Pemilihan Langsung, Sri Wingki Kubuhi bersama 7 komisioner lainnya yang ditunjuk oleh pembina OSIS telah menyelesaikan tahapan akhir pemilihan langsung yaitu pemungutan dan penghitungan suara. Sejak menerima pendaftaran calon pada tanggal 04 Agustus 2019 para pasangan calon ketua dan sekertaris OSIS yang terdiri dari 4 pasangan tersebut.

Berdasarkan hasil penghitungan suara pasangan Wanda Fibrianti  dan Yoman Bau memenangkan kontestasi pemilihan langsung dengan perolehan suara sebanyak 115 suara  atau sebesar 62 %. Pasangan Wanda – Yoman mengalahkan 3 pasangan lainnya, yaitu Fajar Hairul Amin – Juliana Lanti yang meraih 47 suara, Yuniar Lanti – Fadliyanto Abdullah meraih 23 suara, dan Dwi Kantohe – Haryanto Suronoto meraih 20 suara. Fenomena yang cukup menarik perhatian adalah terjadinya persaingan antara dua pasang kakak beradik, yaitu antara Wanda Fibrianti yang disaingi oleh adik kandungnya sendiri Fajar Hairul Amin. Persaingan antara saudara kandung juga terjadi antara Yuniar Lanti yang perolehan suaranya kalah oleh adiknya sendiri yakni Juliana Lanti yang maju sebagai calon sekertaris OSIS.